Kamis, 16 November 2017

Memahami Anak-Anak Kita

"Abi, abi... lihat ini," ucap anak bungsuku sambil memamerkan sebuah kertas di depan dadanya.

Aku yang baru keluar kamar mandi dan masih mengenakan handuk berjongkok di hadapanya. Aku mencoba memperhatikan coretan-coretan yang ada di atas kertas putih itu.

"Abi tahu ini gambar apa?" tanyanya.

Walaupun aku punya tebakan untuk gambar itu, tetapi aku memilih menggeleng. Aku ingin dia sendiri yang menceritakan gambarnya. Setidaknya, cara berbicaranya yang masih cadel bisa jadi hiburanku pagi ini sebelum disibukkan berbagai rutinitas kantor.

"Ini buaya," serunya.

"Oh yah?" responku dengan memasang ekspresi wajah sepenasaran mungkin.

"Iya, ini buaya. Buaya lakcaca, buaya monstel," jelasnya.

Senin, 23 Oktober 2017

Para Pejuang Yang Sabar



Hampir pukul dua dini hari, ketika telepon seluler yang kusimpan di dalam laci meja kerjaku tiba-tiba berbunyi nyaring. Aku yang sejak pukul sepuluh telah mengawang dibawa mimpi tersentak kaget. Dalam hati aku setengah kesal, dan setengahnya lagi khawatir. Menelepon jam segini, kalau bukan ngerjain, pasti sesuatu yang penting, pikirku.

Minggu, 22 Oktober 2017

Iqro' Dulu, Qalam Kemudian...


Tahun 2017, setelah hampir lima tahun kuliah akhirnya aku memutuskan untuk memulai menyusun skripsi. Dengan jantung berdebar di atas normal, aku menghadap dosen penasehatku Almarhum Bapak Darwing Paduppai (Semoga Allah memuliakannya). Setelah tanya-tanya sedikit, akhirnya beliau menyetujui judul yang aku ajukan, dan beliau meminta agar aku mengajukan proposal secepatnya. Aplikasi Aljabar Boolean Dua Nilai Pada Rangkaian Elektrik Digital, demikian judul yang aku pilih.

Sabtu, 21 Oktober 2017

Only The Brave, Kisah Para Pemberani


Only The Brave adalah sebuah film yang diangkat beradasarkan kejadian nyata tragedi kebakaran The Yarnell Hill atau kebakaran bukit Yarnell, yang menewaskan 19 dari 20 anggota unit tim elit Pemadam Kebakaran Wildland Granit Mountain Hotshots. Film berdurasi 133 menit yang disutradarai oleh Joseph Kosinski ini, tidak hanya bercerita mengenai keseruan Tim Granit Mountain Hotshots dalam memadamkan api. Lebih dari itu, yang membuat film ini lebih menarik adalah kisah dibalik sebagia anggota Tim Granit Mountain Hotshots, kisah tentang kehidupan pribadi mereka, dan kisah tentang kehidupan keluarga mereka.

Minggu, 24 September 2017

Recehan



Putaran roda waktu bukan hanya dapat menjawab segalanya, tapi juga bisa merubah seuatu, bahkan merubah pendirian manusia. Seperti sosok tegap nan kekar yang berdiri gagah di bawah terik matahari itu, sahabatku sejak kecil.
Entah kapan mulainya, aku sendiri tidak bisa mengingatnya, yang aku tahu adalah ketika kaki-kaki kecil kami berlari menelusuri jalan ini untuk mengumpulkan recehan dengan jalan berjualan permen dan tissue, sejak itulah kami selalu bersama, dengan segala suka dan duka.

Senin, 26 Juni 2017

Jangan Berhenti!


Ucapan yang paling marak saat suasana Iedul Fitri seperti ini adalah "Taqabbalallahu minna wa minkum" atau "Minal 'aidin wal fa'idzin", tapi mungkin ada satu kata lagi yang harus diucapkan untuk memasuki bulan Syawal ini, "Jangan Berhenti!!!"

Selasa, 06 Juni 2017

Peri-Peri Bantimurung



Aku berdiri mematung, menatap gunung yang berdiri kokoh di kiri dan kananku. Aku bagai diapit oleh dua raksasa hijau, yang siap mencengkeram setiap mahluk yang melewatinya. Tapi mereka hanya diam mebisu, membiarkan tangan-tangan putus asa membunuh peri-peri kegembiraan. Tangan-tangan yang karena putus asanya, tak mengenal lagi arti keindahan. Tangan yang karena putus asanya, tidak lagi mau mendengar kata hatinya.

Jumat, 05 Mei 2017

Genarasi Malam


Terkadang, indahnya malam
Tak membutuhkan bintang
Karena keindahan bukan pada sinarnya,
Tapi pada bening mata yang menatapnya.

Senin, 24 April 2017

Mengeja Alif...



Tegakmu sempurna, lurus,
Tak condong ke depan, tak pula ke belakang,
Seimbang, tapi tak kaku,
Menjulang, tapi tak pongah,

Minggu, 23 April 2017

Aku Melupakannya

Aku masih ingat, waktu itu usiaku masih lima tahun ketika nenek menarik tanganku meniti sebatang pohon kelapa yang tumbang untuk menyeberangi sebuah rawah di samping rumah kami. Kaki-kaki kecilku berhati-hati menapak, mencoba menyeimbangkan badanku, agar tidak terperosot dan tercebur ke rawa.

Ini bukan perkara muda, karena selain sebelah tanganku yang ditarik nenek, sebelah tangan lain harus memegang sarung dan kopiah. Setelah menyeberangi rawa, akhirnya kami sampai ke tujuan.

Postingan Populer